![]() |
| Kondisi bekasi- jendelaonline.id |
Jendelaonline.id Bekasi, 4 Maret 2025 – Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi sejak Senin malam (3/3) menyebabkan banjir besar di berbagai wilayah. Puluhan titik terdampak, aktivitas warga lumpuh, dan satu korban jiwa dilaporkan hanyut terbawa arus Kali Bekasi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis foto udara yang menunjukkan gedung-gedung terendam banjir. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 20 titik banjir tersebar di delapan kecamatan, termasuk Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.
Korban Hanyut Saat Membersihkan Sampah di Bendungan
Camat Jatiasih, Ashari, mengonfirmasi bahwa seorang pria berinisial A (46) hanyut saat membersihkan sampah yang tersangkut di Bendung Koja. Korban yang bertugas menjaga pintu air diduga terpeleset dan terseret arus deras.
"Warga sempat berusaha menyelamatkan korban, tetapi derasnya arus membuat upaya itu gagal," ujar Ashari, Selasa (4/3). Hingga kini, tim pencarian dan penyelamatan masih berusaha menemukan korban.
Dampak Banjir: Infrastruktur Rusak dan Lalu Lintas Lumpuh
Selain merendam pemukiman dan fasilitas umum, banjir juga merusak sejumlah infrastruktur. Jembatan di Kemang Pratama mengalami ambrol hingga membentuk lubang besar, sementara beberapa properti di Mega Bekasi Hypermall (Mal Giant) hanyut terbawa arus.
Tingginya genangan di jalan-jalan utama membuat lalu lintas lumpuh. Banyak pengendara terjebak kemacetan berjam-jam akibat banjir yang disebut sebagai yang terparah sejak 2016.
Upaya Penanganan dan Evakuasi Warga
Pemerintah Kota Bekasi bersama BPBD segera bertindak dengan mendirikan dapur umum untuk warga terdampak. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meninjau langsung lokasi banjir dan memastikan kesiapan evakuasi.
"Kami telah menginstruksikan camat untuk segera menyediakan dapur umum serta menerjunkan petugas BPBD dan tenaga kesehatan ke wilayah terdampak," kata Bobihoe.
Prasarana evakuasi telah disiagakan di beberapa titik rawan, dan koordinasi dengan berbagai instansi terus dilakukan guna memastikan kelancaran penanganan banjir.
Situasi masih berkembang, dan warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. (Tys)
