![]() |
| 𝐺𝑎𝑚𝑏𝑎𝑟 𝑡𝑢𝑗𝑢ℎ 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎_𝐽𝑒𝑛𝑑𝑒𝑙𝑎𝑜𝑛𝑙𝑖𝑛𝑒.𝑖𝑑 |
Jendelaonline.com Jakarta, 4 Maret 2025 – Skandal besar mengguncang dunia energi Indonesia! Dugaan korupsi dalam impor minyak menyeret lima eksekutif PT Pertamina ke dalam pusaran hukum. Mereka dituduh menggelembungkan impor bahan bakar, mencampur bensin murah dengan Pertamax, dan meraup keuntungan triliunan rupiah secara ilegal.
Modus Licik Premium & Pertalite Dijual Sebagai Pertamax!
Investigasi Kejaksaan Agung mengungkap skema cerdik para pelaku. Premium (oktan 88) dan Pertalite (oktan 90) dioplos agar menyerupai Pertamax (oktan 92). Hasilnya? Rakyat membayar lebih mahal untuk bensin oplosan yang seharusnya lebih murah!
Dampak Fatal Kendaraan Rakyat Terancam Rusak!
Kasus ini viral di media sosial, memicu kemarahan publik. Banyak pengguna kendaraan mengeluhkan performa mesin yang menurun setelah mengisi bahan bakar. Bahkan, beberapa mekanik menduga campuran bensin ilegal ini bisa merusak mesin dalam jangka panjang!
Pertamina Angkat Bicara Benarkah Mereka Tak Tahu?
PT Pertamina akhirnya merespons isu ini. Mereka membantah tuduhan adanya praktik oplosan di internal perusahaan. Namun, publik skeptis. Bagaimana mungkin skema raksasa ini terjadi tanpa ada pembiaran dari dalam?
Kejagung: “Kami Tidak Akan Berhenti di Sini!”
Pihak Kejaksaan menegaskan akan terus mengusut kasus ini hingga ke akar-akarnya. Tak menutup kemungkinan ada aktor besar lain yang terlibat.
“Siapa pun yang bermain dalam skandal ini akan kami proses hukum tanpa pandang bulu!” tegas seorang jaksa senior. (Tys)
