![]() |
| Gambar ilustrasi-Jendelaonline.com |
Jendelaonloline.com- Mojokerto 25/7/25— Tekun dan konsisten, itulah prinsip hidup yang dipegang teguh oleh Bapak Agus (34), seorang pengusaha roti bakar yang telah menekuni usahanya sejak tahun 2009. Memulai produksi di awal kariernya selama setahun, ia kemudian memperluas usahanya ke Mojokerto pada tahun 2011 hingga 2012. Sejak tahun 2016, Agus menetap di Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dan terus mengembangkan bisnis roti bakarnya hingga kini.
Setiap hari, Agus memproduksi roti bakar yang dipasarkan secara sederhana namun efektif—melalui promosi dari mulut ke mulut. Dalam sehari, ia bisa memanggang hingga 300 roti menggunakan oven miliknya. Dengan strategi produksi dan pemasaran yang konsisten, ia berhasil meraih omzet harian sebesar Rp4 juta atau sekitar Rp116 juta dalam sebulan secara kotor.
Meski hanya menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMP, Agus membuktikan bahwa kerja keras dan mindset positif adalah kunci keberhasilan. “Kalau dikasih gapapa, asalkan jangan minta, itulah prinsip saya,” ujarnya. “Dan juga harus punya mindset, jangan takut rugi. Kita dirugikan orang tidak masalah, yang penting jangan kita yang merugikan orang.”
Saat ini, usaha roti bakar miliknya telah berkembang pesat dan memiliki tiga cabang yang tersebar di Kediri, Mojokerto, dan Bandung. Kisah perjuangan Bapak Agus menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha kecil untuk tetap optimis, tekun, dan jujur dalam menjalani proses usaha. (Tys)
